Kalau Aku Meminta kepada Allah, Mengapa Aku Harus Merasa Bersalah?
Catatan reflektif tentang ibadah yang dianggap transaksional, proses keikhlasan, dan satu hal yang bagi saya jauh lebih penting: kepada siapa kita meminta. Ada sebuah fenomena sosial-keagamaan yang beberapa waktu terakhir cukup sering saya amati. Fenomena ini sebenarnya sederhana, tetapi semakin saya perhatikan, semakin saya merasa ada sesuatu yang perlu kita bicarakan secara lebih jernih. Saya…
